Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Wakil Wali Kota Bekasi Buka Gelar TTG dan Bekasi PRIDE Award 2026, Dorong Inovasi Berbasis Riset

Selasa, 04 Agustus 2026 | Agustus 04, 2026 WIB Last Updated 2026-08-04T16:45:20Z

 



MARLUGA.COM - Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, resmi membuka Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) sekaligus penjurian Bekasi PRIDE (Bekasi Planning, Research and Innovation Development) Award 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat budaya inovasi, riset, dan pemanfaatan teknologi tepat guna untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.


Acara tersebut dihadiri Kepala Bapperida Kota Bekasi beserta jajaran, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, akademisi, camat dan lurah se-Kota Bekasi, kepala sekolah SMA dan SMK finalis Lomba Teknologi Tepat Guna, pengurus Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek), peserta lomba, serta dewan juri tingkat nasional.


Dalam sambutannya, Abdul Harris Bobihoe mengapresiasi Bapperida Kota Bekasi yang terus membangun ekosistem perencanaan, riset, dan inovasi melalui penyelenggaraan Bekasi PRIDE Award. Menurutnya, ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah kolaborasi untuk melahirkan solusi inovatif bagi berbagai tantangan perkotaan.


"Bekasi PRIDE bukan hanya singkatan dari Bekasi Planning, Research and Innovation Development, tetapi juga mencerminkan kebanggaan masyarakat Kota Bekasi sebagai rumah bagi para inovator, peneliti, dan generasi muda yang kreatif," ujar Abdul Harris Bobihoe.


Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah di era transformasi digital harus didukung kebijakan yang berbasis data, hasil riset, dan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Menurutnya, keberhasilan sebuah inovasi tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga dari kemampuannya dalam menyelesaikan persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan warga.


Abdul Harris Bobihoe juga mengajak seluruh perangkat daerah, akademisi, pelajar, mahasiswa, dan masyarakat memanfaatkan proses penjurian sebagai sarana memperoleh masukan dari para ahli agar setiap inovasi dapat terus disempurnakan dan diterapkan secara luas.


"Kami berkomitmen agar inovasi terbaik tidak berhenti di tahap kompetisi, tetapi dapat diimplementasikan menjadi solusi nyata yang memberikan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat Kota Bekasi," tegasnya.


Ia turut memberikan motivasi kepada para pelajar dan mahasiswa peserta kompetisi untuk terus mengembangkan kreativitas serta menciptakan teknologi yang sederhana, mudah diterapkan, terjangkau, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.


Selain itu, Wakil Wali Kota mengapresiasi keterlibatan para juri tingkat nasional yang dinilai mampu menjaga objektivitas dan kualitas proses penilaian. Melalui seleksi yang komprehensif, diharapkan lahir inovasi unggulan Kota Bekasi yang mampu bersaing di tingkat Provinsi Jawa Barat hingga nasional.


Kegiatan tersebut juga diharapkan memperkuat peran Pos Pelayanan Teknologi (Posyantek) di tingkat kelurahan sebagai ujung tombak penyebarluasan teknologi tepat guna kepada masyarakat.


Menutup sambutannya, Abdul Harris Bobihoe berharap Gelar Teknologi Tepat Guna dan Bekasi PRIDE Award 2026 mampu mempererat kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, akademisi, pelaku inovasi, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Bekasi yang maju, adaptif, serta berbasis riset dan inovasi. (Red)

×
Berita Terbaru Update