Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Ratusan Peserta Antusias Mengikuti Webinar Internasional "Taiwan Experience: From Campus to Daily Life"

Jumat, 31 Juli 2026 | Juli 31, 2026 WIB Last Updated 2026-07-31T13:49:04Z



MARLUGA.COM - Minat masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi ke Taiwan terus menunjukkan tren yang positif. Hal tersebut tercermin dari tingginya antusiasme peserta dalam International Webinar bertajuk "Taiwan Experience: From Campus to Daily Life" yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom pada Selasa lalu. Kegiatan yang diikuti oleh ratusan peserta ini menghadirkan pengalaman langsung para akademisi dan alumni universitas di Taiwan mengenai kehidupan kampus, peluang beasiswa, hingga dinamika kehidupan sehari-hari selama menempuh pendidikan di Negeri Formosa.


Judul webinar diambil dari buku "Taiwan Experience: From Campus to Daily Life", sebuah karya yang ditulis oleh para penulis yang sedang maupun telah menyelesaikan studi di berbagai universitas di Taiwan. Buku tersebut menjadi inspirasi utama penyelenggaraan webinar karena menyajikan pengalaman nyata mengenai kehidupan akademik dan keseharian mahasiswa internasional di Taiwan.


Webinar merupakan hasil kolaborasi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (Unika Atma Jaya Jakarta), Universitas Semarang, dan SMA Futuhiyyah Demak, yang dikoordinasikan melalui YZUxAJCUI Collaboration Center, sebuah pusat kolaborasi internasional hasil kerja sama antara Yuan Ze University, Taiwan, dan Unika Atma Jaya Jakarta. Melalui kolaborasi ini, berbagai program internasional terus dikembangkan untuk memperluas akses pendidikan global bagi mahasiswa dan pelajar Indonesia.


Acara dipandu oleh M. Irsal, Presenter Terfavorit Anugerah Penyiaran KPID Jawa Barat Tahun 2022, yang menghidupkan suasana diskusi melalui gaya penyampaian yang komunikatif dan interaktif.


Rangkaian pembukaan diawali dengan sambutan Prof. Yun-Chia Liang, Chief of Global Affairs Office Yuan Ze University. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam membuka kesempatan pendidikan internasional serta mempererat hubungan akademik antara Taiwan dan Indonesia.


Sambutan berikutnya disampaikan oleh Prof. Dr. dr. Yuda Turana, Sp.S(K) selaku Rektor Unika Atma Jaya Jakarta. Ia menyampaikan bahwa internasionalisasi pendidikan merupakan salah satu agenda strategis perguruan tinggi untuk membekali mahasiswa menghadapi tantangan global. Menurutnya, kegiatan seperti webinar ini menjadi jembatan bagi generasi muda Indonesia untuk memperoleh informasi yang kredibel mengenai studi di luar negeri. 


Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan juga disampaikan oleh Dr. Atmoko Nugroho, S.T., M.Eng., Dekan Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Semarang. Ia berharap kolaborasi antarperguruan tinggi dan sekolah menengah dapat semakin membuka wawasan mahasiswa serta siswa mengenai berbagai peluang pendidikan internasional. Sementara itu, H. Subhan Sulistyo, S.Pd., M.Si., Kepala SMA Futuhiyyah Demak, menilai webinar ini memberikan inspirasi bagi para siswa untuk mulai mempersiapkan diri menempuh pendidikan tinggi di tingkat internasional. 


Sesi utama webinar menghadirkan tiga pembicara yang memiliki pengalaman langsung menempuh studi di Taiwan. Pembicara pertama, Billy Ngaliman, S.T., M.B.A., membagikan pengalamannya sebagai mahasiswa Program Doktor di Yuan Ze University. Ia menjelaskan bahwa Taiwan menawarkan lingkungan akademik yang sangat kondusif dengan dukungan laboratorium modern, fasilitas riset yang lengkap, sistem transportasi yang nyaman, serta ekosistem inovasi yang mendukung pengembangan penelitian. Menurutnya, berbagai fasilitas tersebut menjadi salah satu alasan Taiwan semakin diminati sebagai tujuan studi internasional.  


Selanjutnya, Christine Natalia, S.T., M.T., yang saat ini sedang menempuh studi doktoral di Yuan Ze University, memaparkan berbagai peluang beasiswa yang tersedia bagi mahasiswa internasional. Ia mengulas beragam skema pendanaan, terutama beasiswa dari Pemerintah Taiwan, mulai dari persyaratan, proses seleksi, hingga strategi menyusun dokumen aplikasi yang kompetitif. Paparan tersebut mendapat perhatian besar dari peserta, terutama mahasiswa dan guru yang ingin memperoleh informasi langsung mengenai akses pembiayaan pendidikan di Taiwan. 


Pembicara ketiga, Ir. Yanto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., selaku Direktur Eksekutif YZUxAJCUI Collaboration Center sekaligus inisiator kegiatan, membagikan pengalaman komprehensif selama menempuh studi doktoral di Taiwan. Selain menjelaskan dinamika kehidupan akademik, ia juga berbagi cerita mengenai kehidupan sosial, aktivitas perjalanan ke berbagai wilayah di Taiwan, hingga pengalaman menjalani studi bersama keluarga. Menurutnya, pengalaman tersebut menunjukkan bahwa Taiwan merupakan negara yang ramah, aman, dan nyaman bagi mahasiswa internasional.


Dalam kesempatan yang sama, Ir. Yanto, S.T., M.Sc., Ph.D., IPU., ASEAN Eng juga memperkenalkan YZUxAJCUI Collaboration Center, pusat kolaborasi yang dibentuk melalui kerja sama antara Yuan Ze University dan Unika Atma Jaya Jakarta. Kehadiran pusat kolaborasi ini diharapkan menjadi penghubung berbagai program internasional, mulai dari pertukaran mahasiswa dan dosen, kolaborasi penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan jejaring akademik antara Indonesia dan Taiwan.


Untuk meningkatkan partisipasi peserta, panitia juga memberikan 50 souvenir menarik yang dibagikan melalui berbagai sesi interaktif. Hadiah tersebut merupakan dukungan dari YZUxAJCUI Collaboration Center, Universitas Semarang, dan SMA Futuhiyyah Demak sebagai host dan co-host kegiatan.


Tingginya antusiasme terlihat dari jumlah 428 pendaftar yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari pelajar SMA, mahasiswa, guru, hingga dosen. Sebagian besar peserta mengikuti webinar untuk memperoleh informasi mengenai peluang studi dan beasiswa di Taiwan, sementara para guru memanfaatkan kegiatan ini sebagai sarana memperluas wawasan agar dapat memberikan pendampingan kepada siswa yang bercita-cita melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Penyelenggara berharap webinar ini menjadi langkah awal yang mendorong semakin banyak pelajar dan mahasiswa Indonesia berani menempuh pendidikan di Taiwan. 


Melalui kolaborasi yang terus diperkuat antara institusi pendidikan di Indonesia dan Taiwan, diharapkan lahir lebih banyak kerja sama akademik yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan jejaring pendidikan internasional. (Red)

×
Berita Terbaru Update