MARLUGA.COM - Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Masjid Baiturrahman Perum Polri Gowok, Caturtunggal, Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menggelar rapat koordinasi penyusunan Program Kerja Periode 2026–2029 pada Rabu (29/7/2026) di Masjid Baiturrahman.
Rapat dipimpin langsung Ketua BKM H. Abdullah Sugianto dan dihadiri para penasihat, pengurus harian, ketua bidang, kepala bidang, pengurus kemuslimahan, kepala urusan, serta anggota BKM.
Dalam arahannya, Abdullah Sugianto menegaskan pentingnya membangun soliditas dan kerja sama antarpengurus guna mewujudkan visi dan misi BKM melalui program kerja yang terarah. Menurutnya, program kerja merupakan fondasi utama organisasi sehingga harus disusun secara matang, tidak hanya berorientasi pada kegiatan rutin, tetapi juga memiliki nilai strategis dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
"Dengan program kerja yang baik, organisasi memiliki arah yang jelas. Karena itu, setiap kegiatan harus mampu memberikan manfaat bagi jamaah dan masyarakat," ujarnya.
Dari hasil pembahasan seluruh bidang, sekitar 90 persen program kerja telah disepakati dan siap direalisasikan selama masa kepengurusan 2026–2029.
Bidang Pembangunan akan memprioritaskan program berdasarkan tingkat kebutuhan. Sementara itu, Bidang Ibadah dan Dakwah bersama Bidang Kemuslimahan akan meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan melalui penguatan budaya salat berjamaah, kegiatan sosial, Jumat Berkah, santunan anak yatim dan kaum dhuafa, serta kunjungan kepada warga yang sakit.
Selain itu, BKM juga menaruh perhatian besar pada pemberdayaan remaja masjid. Remaja diharapkan terlibat aktif dalam setiap kegiatan dan peringatan hari besar Islam agar tumbuh menjadi generasi yang dekat dengan masjid.
Di bidang kehumasan, BKM akan mengoptimalkan penyebarluasan informasi melalui berbagai platform digital, seperti website, Facebook, Instagram, YouTube, dan TikTok. Langkah ini diharapkan mampu membangun citra positif sekaligus memperluas jangkauan informasi mengenai seluruh kegiatan masjid.
Pemberdayaan santri TPA/TPQ juga menjadi bagian dari program prioritas, terutama melalui keterlibatan dalam peringatan hari besar Islam, perlombaan, dan berbagai kegiatan kreatif yang mendukung pengembangan karakter anak.
Sementara itu, Unit Pengelola Zakat (UPZ) akan diperkuat untuk mengoptimalkan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat. Dana yang terkumpul akan disalurkan kepada warga yang membutuhkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat di lingkungan Gowok. (Red)
