BREAKING NEWS

Sandri Rumanama Minta Yanma Polri Dipimpin Jenderal Bintang Satu



MARLUGA.COM - Founder Kontra Narasi, Sandri Rumanama, meminta Kapolri mempertimbangkan peningkatan status organisasi Pelayanan Markas Kepolisian Negara Republik Indonesia (Yanma Polri) agar dipimpin perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol).

Menurut Sandri, peningkatan status tersebut diperlukan untuk memperkuat struktur organisasi sekaligus mengoptimalkan pelayanan dan dukungan operasional di lingkungan Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri).

"Yanma Polri merupakan unsur pelayanan yang memiliki tugas pembinaan, pelayanan umum, serta urusan internal di lingkungan Mabes Polri. Perannya sangat vital, terutama dalam pengelolaan fasilitas markas. Karena itu, sudah selayaknya dipimpin jenderal bintang satu," ujar Sandri kepada media.

Sandri menilai keberadaan Yanma Polri memiliki peran strategis dalam menunjang aktivitas kepolisian. Namun, menurutnya, kedudukan unit tersebut dalam struktur organisasi belum sepenuhnya mencerminkan besarnya tanggung jawab yang diemban.

Ia juga menyoroti penempatan sejumlah personel Polri yang menjalani mutasi akibat persoalan tertentu ke Yanma Mabes Polri. Menurutnya, kondisi tersebut tidak seharusnya mengurangi nilai strategis maupun fungsi pelayanan satuan kerja tersebut.

"Yanma memiliki peran besar dalam mendukung pelayanan kepolisian. Karena itu, perlu mendapat perhatian dan penghargaan yang sesuai dalam struktur organisasi Polri," katanya.

Usulkan Penguatan Struktur Yanma dan Spripim Polri

Selain Yanma, Sandri mengusulkan penguatan struktur Staf Pribadi Pimpinan Polri (Spripim Polri).

Ia berpendapat kedua unsur tersebut perlu dievaluasi agar dapat dipimpin perwira tinggi dengan pangkat minimal Brigadir Jenderal Polisi.

Sandri menjelaskan, jabatan Kepala Yanma Mabes Polri saat ini berada pada tingkat perwira menengah berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol).

Menurutnya, tanggung jawab yang dijalankan Yanma Mabes Polri menjadi alasan perlunya peningkatan jenjang kepemimpinan dalam struktur organisasi kepolisian.

"Jika melihat tugas dan tanggung jawabnya, Kepala Yanma Mabes Polri sudah selayaknya dijabat perwira tinggi minimal berpangkat Brigadir Jenderal Polisi," ujarnya.

Sepolwan dan Sebasa Juga Dinilai Perlu Penguatan

Sandri turut menyoroti struktur kepemimpinan Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) dan Sekolah Bahasa (Sebasa) Polri.

Menurutnya, kedua lembaga pendidikan tersebut memiliki fungsi strategis dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia kepolisian.

Karena itu, ia mengusulkan agar struktur kepemimpinannya turut dievaluasi, termasuk kemungkinan dipimpin perwira tinggi berpangkat Brigadir Jenderal Polisi.

Sandri menegaskan, penguatan organisasi perlu dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan tugas, kebutuhan personel, dan tantangan pelayanan kepolisian.

Ia juga menilai berbagai penghargaan yang diterima Polri perlu diimbangi dengan pembenahan internal agar kinerja organisasi semakin optimal.

"Polri layak mendapatkan penghargaan atas berbagai pencapaiannya. Namun, di sisi lain, penguatan organisasi dan penyesuaian kebutuhan satuan kerja juga harus menjadi perhatian," kata Sandri.

Dorong Reformasi Birokrasi di Internal Polri

Lebih lanjut, Sandri menilai penataan struktur organisasi merupakan bagian penting dari reformasi birokrasi di tubuh Polri.

Menurutnya, evaluasi kelembagaan diperlukan untuk memastikan pembagian tugas dan kewenangan berjalan efektif serta sesuai dengan kebutuhan operasional.

Ia berharap pembenahan tersebut dapat mencegah tumpang tindih kewenangan, meningkatkan profesionalisme personel, dan membuka ruang regenerasi kepemimpinan.

Sandri menambahkan, penyesuaian struktur organisasi harus berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan serta efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.

Dengan demikian, penguatan kelembagaan diharapkan tidak sekadar berfokus pada peningkatan pangkat jabatan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kinerja dan pelayanan Polri kepada masyarakat.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
Posting Komentar