Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Menteri PU Tinjau Sekolah Rakyat DKI Jakarta yang Dibangun Hutama Karya

Rabu, 12 Agustus 2026 | Agustus 12, 2026 WIB Last Updated 2026-08-12T03:05:58Z


MARLUGA.COM - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau fasilitas Sekolah Rakyat (SR) DKI Jakarta yang telah rampung dibangun PT Hutama Karya (Persero), Selasa (11/8). Kunjungan tersebut untuk memastikan fasilitas pendidikan yang telah digunakan siswa berjalan sesuai dengan kebutuhan.


Pembangunan Sekolah Rakyat menjadi bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendukung pelaksanaan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto.


Dody mengapresiasi Hutama Karya yang telah menyelesaikan pembangunan fasilitas tersebut. Menurutnya, Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik kepada anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.


“Sekolah Rakyat ini merupakan buah pemikiran dan cita-cita mulia Presiden Republik Indonesia. Salah satu cara cepat untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem adalah dengan menyekolahkan anak-anak agar memperoleh pendidikan dan kesempatan hidup yang lebih baik,” ujar Dody.


Ia berharap Sekolah Rakyat DKI Jakarta dapat berkembang menjadi sekolah berasrama berkualitas yang mampu memberikan pendidikan setara dengan sekolah unggulan lainnya.


Dody juga berpesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut dengan sungguh-sungguh.


“Belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh. Manfaatkan kesempatan pendidikan ini sebaik-baiknya untuk meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.


Fasilitas Lengkap dan Terintegrasi

Sekolah Rakyat DKI Jakarta memiliki gedung sekolah seluas 9.721,95 meter persegi dengan kapasitas hingga 900 siswa. Fasilitasnya mencakup ruang kelas, laboratorium komputer dan bahasa, laboratorium kimia, fisika, dan biologi, perpustakaan, UKS, ruang guru, ruang kepala sekolah, ruang wakil kepala sekolah, ruang tata usaha, ruang server, ruang laktasi, toilet, serta gudang.


Kawasan tersebut dirancang dengan konsep sekolah berasrama atau boarding school. Selain gedung sekolah, tersedia asrama siswa, rumah susun (rusun) guru, dan masjid dalam satu kawasan.


Untuk siswa SD, terdapat tiga gedung asrama dengan total luas 6.186,22 meter persegi dan kapasitas 448 siswa. Sementara itu, asrama putra dan putri untuk jenjang SMP dan SMA masing-masing memiliki luas 2.738,43 meter persegi dengan kapasitas 220 siswa.


Asrama dilengkapi kamar tidur, ruang pengasuh, area komunal, kantin, kamar untuk penyandang disabilitas, area cuci dan jemur, ruang panel, serta toilet.


Hutama Karya juga membangun Rusun Guru seluas 2.103,57 meter persegi yang dapat menampung hingga 76 guru. Adapun masjid di kawasan Sekolah Rakyat memiliki luas 1.530,03 meter persegi dengan kapasitas hingga 800 orang.


Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat DKI Jakarta merupakan bentuk dukungan perusahaan terhadap program pemerintah di bidang pendidikan.


Menurutnya, fasilitas yang dibangun secara lengkap dan terintegrasi dalam satu kawasan diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengajar sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan siswa.


“Konsep tersebut diharapkan dapat mendukung proses belajar mengajar sekaligus membentuk lingkungan yang kondusif bagi siswa untuk mengembangkan potensi dan karakter jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Indonesia,” ujar Hamdani. (Red)

×
Berita Terbaru Update