Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Hari Masyarakat Adat Sedunia, Andy Java: Masyarakat Adat Penjaga Alam dan Budaya

Minggu, 09 Agustus 2026 | Agustus 09, 2026 WIB Last Updated 2026-08-09T13:59:28Z


MARLUGA.COM - Hari Masyarakat Adat Sedunia yang diperingati setiap 9 Agustus menjadi momentum untuk mengingat kembali peran penting masyarakat adat dalam menjaga kelestarian alam, budaya, dan keberlanjutan kehidupan.


Pemerhati lingkungan dan budaya, Andy Java, menilai masyarakat adat memiliki peran strategis dalam menghadapi berbagai persoalan lingkungan yang terjadi saat ini.


Menurut Andy, masyarakat adat memiliki pengetahuan dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun dalam menjaga hutan, sumber air, serta keseimbangan ekosistem.


“Masyarakat adat adalah penjaga hutan, penjaga air, dan penjaga cerita leluhur. Mereka sudah ribuan tahun hidup selaras dengan alam. Kearifan yang mereka miliki justru menjadi jawaban atas krisis lingkungan yang kita hadapi hari ini,” ujar Andy Java di Kalapanunggal, Minggu (9/8/2026).


Ia menegaskan, peringatan Hari Masyarakat Adat Sedunia tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial. Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat perlu memberikan pengakuan sekaligus perlindungan terhadap hak-hak masyarakat adat, termasuk hak atas tanah, wilayah adat, dan kebudayaan.


“Tanpa akar budaya dan tanpa hutan yang dijaga masyarakat adat, kita kehilangan identitas dan masa depan. Menjaga masyarakat adat sama dengan menjaga masa depan Indonesia,” tegasnya.


Andy juga mengajak generasi muda untuk mempelajari kembali nilai-nilai yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat adat. Nilai gotong royong, kesederhanaan, serta penghormatan terhadap alam dinilai tetap relevan di tengah perkembangan kehidupan modern.


“Jangan lihat mereka sebagai masa lalu. Mereka adalah bagian dari hari ini dan solusi untuk masa depan. Mari kita hormati, kita dengarkan, dan kita jaga bersama,” katanya.


Peringatan Hari Masyarakat Adat Sedunia di Indonesia turut diwarnai berbagai kegiatan sepanjang Agustus. Sejumlah komunitas dan lembaga menggelar diskusi budaya, pameran kerajinan adat, serta kampanye pelestarian lingkungan.


Momentum tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran terhadap keberadaan masyarakat adat, tetapi juga mendorong upaya nyata dalam melindungi budaya, wilayah adat, dan lingkungan hidup.


Penghormatan terhadap keberagaman, perlindungan hak masyarakat adat, dan keberlanjutan lingkungan menjadi bagian penting dalam menjaga warisan budaya sekaligus memastikan masa depan generasi mendatang. (Red)

×
Berita Terbaru Update