Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Empat Medali Indonesia di IOAI 2026, Satu Emas dari Talenta Muda Jawa Barat

Kamis, 13 Agustus 2026 | Agustus 13, 2026 WIB Last Updated 2026-08-13T09:37:56Z


MARLUGA.COM - Talenta muda Indonesia kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Pada ajang International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI) ke-3 yang berlangsung di Astana, Kazakhstan, 2–8 Agustus 2026, delegasi Indonesia berhasil membawa pulang empat medali.


Indonesia meraih satu medali emas, dua perak, dan satu perunggu dalam kompetisi kecerdasan artifisial yang diikuti lebih dari 400 peserta dari 106 negara tersebut.


Medali emas diraih Luvidi Pranawa Alghari dari SMAS Pribadi Beji, Jawa Barat. Dua medali perak masing-masing diraih Matthew Hutama Pramana dari SMAS Kolese Loyola Semarang, Jawa Tengah, dan Nicholas Ardi Tirta dari SMA Santa Laurensia Alam Sutera, Banten.


Sementara itu, Avner Maxwell Lim dari BTB School Pluit, DKI Jakarta, berhasil menyumbangkan medali perunggu.


Kemendikdasmen Apresiasi Prestasi Delegasi Indonesia

Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Maria Veronica Irene Herdjiono, mengapresiasi pencapaian para delegasi Indonesia.


Irene menyebut prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras para murid bersama pembina, pendamping, sekolah, orang tua, serta berbagai pihak yang terlibat dalam pembinaan talenta secara berkelanjutan.


“Selamat kepada seluruh delegasi Indonesia atas capaian yang membanggakan pada IOAI 2026. Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras para murid, pembina, pendamping, sekolah, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan talenta secara berkelanjutan,” ujar Irene.


Menurut Irene, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki generasi muda yang mampu berkompetisi di bidang kecerdasan artifisial. Kemampuan memahami, mengembangkan, dan menggunakan teknologi AI secara bertanggung jawab dinilai semakin penting di tengah perkembangan teknologi yang cepat.


Ia berharap prestasi tersebut dapat mendorong lebih banyak murid di Indonesia untuk mengembangkan minat dan kemampuan di bidang kecerdasan artifisial serta berpikir komputasional.


Prestasi Indonesia di IOAI Terus Meningkat

Capaian pada IOAI 2026 melanjutkan hasil positif Indonesia dalam kompetisi kecerdasan artifisial tingkat dunia.


Pada IOAI 2025 di Beijing, Tiongkok, delegasi Indonesia juga berhasil meraih empat medali, terdiri atas tiga medali perak dan satu medali perunggu.


Konsistensi prestasi tersebut tidak terlepas dari pembinaan talenta yang dilakukan secara berjenjang oleh Kemendikdasmen melalui Puspresnas.


Upaya pengembangan talenta AI juga diperluas melalui Ekshibisi Kompetisi Kecerdasan Artifisial (EKKA) pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) dan Olimpiade Sains Nasional (OSN) jenjang pendidikan menengah 2026.


Peserta yang lolos dari rangkaian seleksi EKKA OSN kemudian berkesempatan mengikuti seleksi dan pembinaan untuk dipersiapkan menuju kompetisi IOAI. (Red)

×
Berita Terbaru Update