MARLUGA.COM - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menangani dua kebakaran yang terjadi di wilayah Kecamatan Kramat Jati dan Duren Sawit pada Selasa malam hingga Rabu pagi, 11–12 Agustus 2026.
Kebakaran pertama terjadi di sebuah rumah yang sekaligus digunakan sebagai tempat usaha percetakan dan sablon rumahan di Jalan Batu Ampar V, RT 02/RW 05, Kelurahan Batu Ampar, Kecamatan Kramat Jati, sekitar pukul 22.02 WIB.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid mengatakan, bangunan seluas sekitar 60 meter persegi milik Sukanta Sulaiman tersebut terbakar saat pemilik mencuci sisa cat pada mesin sablon menggunakan cairan thinner.
“Cairan thinner kemudian terkena aliran listrik pada dinamo mesin sehingga memicu api dan menyebabkan kebakaran,” kata Wahid, Rabu (12/8).
Petugas mengerahkan empat unit mobil pemadam dengan 20 personel untuk menangani kebakaran tersebut. Pemadaman dimulai pukul 22.10 WIB dan api berhasil dilokalisasi sekitar sembilan menit kemudian.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini,” ujarnya.
Kebakaran kedua terjadi di sebuah pabrik bingkai di Jalan Lampiri, RT 04/RW 12, Kelurahan Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, sekitar pukul 00.25 WIB.
Sebanyak 20 unit mobil pemadam dengan 75 personel dikerahkan ke lokasi. Penanganan juga mendapat dukungan dari petugas pemadam kebakaran Kota Bekasi yang mengirimkan lima unit mobil dan 25 personel.
Menurut Wahid, proses pemadaman dimulai sekitar pukul 00.31 WIB. Hingga Rabu pukul 07.25 WIB, petugas masih melakukan penanganan karena api masih muncul dari bagian dalam bangunan.
“Kami memastikan tidak ada lagi penyalaan api sebelum penanganan kebakaran dinyatakan benar-benar tuntas,” katanya.
Sementara itu, Lurah Pondok Kelapa Rasikin mengapresiasi kesigapan petugas Gulkarmat yang terus melakukan penanganan sejak malam hingga pagi hari.
Ia menilai respons cepat sangat diperlukan karena lokasi pabrik berada di kawasan permukiman yang cukup padat. Penanganan yang terlambat dikhawatirkan membuat api merembet ke bangunan di sekitar lokasi.
“Semoga proses penanganan kebakaran ini dapat segera diselesaikan,” ujar Rasikin. (Red)
