MARLUGA.COM - Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, melantik 24 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi di Aula Nonon Sonthanie. Pejabat yang dilantik terdiri atas empat Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II), 13 Pejabat Administrator (Eselon III), dan tujuh Pejabat Pengawas (Eselon IV).
Pelantikan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Effendi, Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi, Ketua TP PKK Kota Bekasi Wiwiek Hargono, serta para pejabat Eselon II.
Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa pelantikan merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus upaya memperkuat birokrasi agar semakin profesional dan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih optimal.
Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan tugas dan tanggung jawab baru, terus meningkatkan kompetensi, berpikir inovatif, serta bergerak cepat dalam merespons kebutuhan masyarakat.
"Kita harus cepat belajar, cepat berpikir, dan cepat bergerak. Saya meyakini mekanisme seleksi yang telah dilakukan merupakan bagian dari upaya memperbaiki birokrasi agar semakin profesional dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat," ujar Tri.
Menurutnya, tantangan pelayanan publik semakin kompleks sehingga setiap perangkat daerah dituntut menghadirkan layanan yang transparan, efektif, dan responsif terhadap aspirasi warga.
Tri juga mengingatkan seluruh kepala perangkat daerah, camat, dan lurah untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat, termasuk melalui media sosial. Ia menilai kritik dan saran dari masyarakat menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
"Jangan pernah menutup kolom komentar di media sosial. Biarkan masyarakat menyampaikan kritik dan saran yang membangun. Gerak langkah kita dipantau publik sehingga keterbukaan menjadi bagian dari akuntabilitas pelayanan," tegasnya.
Selain itu, ia meminta seluruh pejabat mampu memanfaatkan perkembangan teknologi informasi untuk mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, aparatur pemerintah tidak boleh tertinggal dalam menghadapi transformasi digital.
"Lurah, camat, dan kepala dinas jangan sampai gagap teknologi. Manfaatkan teknologi untuk mendengar aspirasi masyarakat dan memberikan pelayanan yang cepat," katanya.
Mengakhiri arahannya, Tri Adhianto mengingatkan seluruh pejabat agar menjaga amanah, integritas, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan tanggung jawab untuk memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bukan sekadar posisi struktural.
"Jaga betul marwah jabatan yang hari ini saudara terima. Tunjukkan integritas, profesionalisme, dan dedikasi dalam bekerja demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Kota Bekasi," pungkasnya. (Red)
